SUKOHARJO – Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 secara resmi memasuki wilayah Kabupaten Sukoharjo. Prosesi timbang terima antar Kwarcab berlangsung khidmat di Tugu Jati Bedug, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru titik perbatasan yang menghubungkan Kabupaten Gunungkidul, Sukoharjo, dan Wonogiri, pada Selasa (1/9/2026) pagi.


Dalam upacara tersebut, Pembina Upacara Bupati Wonogiri menyerahkan cikal tunas kelapa kepada Plt. Bupati Sukoharjo. Momen sakral ini disaksikan oleh jajaran Forkopimda Sukoharjo, pengurus Kwartir Cabang, serta pengurus Kwartir Ranting Bulu, Tawangsari, dan Weru. Rangkaian acara penyambutan kian semarak dengan kehadiran Mas dan Mbak Sukoharjo sebagai duta wisata, pertunjukan seni Tari Tiji Tibeh, Tari Angguk Joss, musik Mahesa Teki, hingga Dance Semaphore.
Plt. Bupati Sukoharjo secara resmi melepas Pasukan Utama Etape 1 untuk memulai pengawalan di bumi Sukoharjo. Barisan depan dipimpin oleh 43 anggota Pramuka SMK N 5 Sukoharjo dan 18 anggota SMP N 1 Bulu, yang disokong 62 personel pendukung dari SMA N 1 Bulu. Serta di ikuti oleh pasukan penggembira dari relawan Orari, INDEPENDEN RESCUE BULU (IRB), dan Sakdremo tetulung.

Kelancaran prosesi awal ini didukung penuh oleh sinergi lintas instansi. Polres Sukoharjo menyiagakan mobil penyuluhan Satbinmas, truk Dalmas, serta pengawalan Voorijder di sepanjang rute. Sementara Kodim 0726/Sukoharjo, Satpol PP, Dishub, serta BPBD turut menerjunkan armada pengamanan dan personel pengatur lalu lintas. Di dukung juga oleh Diskominfo beserta Saka Milenial dan Bagian Prokompim untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan tersebut.
Perjalanan etape pertama bergerak melintasi wilayah Kecamatan Bulu menuju transit perantara di Terminal Watu Kelir. Sepanjang jalan, iring-iringan pasukan disambut pagar betis ribuan siswa SD/SMP yang dikerahkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, serta dibantu pengamanan jalur oleh anggota Saka Bhayangkara dan Saka Wira Kartika.












