SUKOHARJO – Tidak hanya menjadi ajang estafet pataka dan obor suci kepramukaan, gelaran Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sukoharjo juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial nyata bagi masyarakat. Berlokasi di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sukoharjo menyalurkan bantuan air bersih pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan bhakti sosial ini dilaksanakan di sela-sela perlintasan Pasukan ETK Etape 2 Weru dan Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Penyaluran air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Kwarcab Sukoharjo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo guna membantu meringankan kebutuhan air bersih warga sekitar.
Aksi kemanusiaan ini mendapat pengawalan dan dukungan dari jajaran instansi serta elemen relawan lokal, termasuk pengerahan armada tangki air bersih dari BPBD, pendampingan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan PMI Sukoharjo, serta bantuan pengamanan jalur oleh anggota Saka Bhayangkara dan relawan gabungan (Bagana, Relawan Weru, dan Banser).
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sukoharjo menegaskan bahwa keterlibatan Pramuka dalam penanggulangan dampak kekeringan ini merupakan wujud pengamalan Satya dan Darma Pramuka, khususnya poin Menolong Sesama Hidup dan Ikut Serta Membangun Masyarakat.
Penyaluran air bersih di Desa Karangwuni ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga setempat, sekaligus menegaskan kehadiran Gerakan Pramuka Sukoharjo sebagai organisasi yang selalu tanggap dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitarnya.












