SUKOHARJO – Menindaklanjuti peta persiapan awal wilayah, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sukoharjo menggelar Rapat Konsolidasi Internal Panitia Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Sukoharjo, Rabu (12/8/2026).
Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Kwarcab Sukoharjo, Kak Joko Purwanto didampingi oleh Sekretaris Bidang Humas dan Informatika, Kak Muh Ngadenan, serta dihadiri oleh jajaran Panitia ETK Kwarcab Sukoharjo.
Dalam pengarahannya, Kak Joko Purwanto menekankan bahwa pergerakan Pataka Tunas Kelapa pada Selasa, 1 September 2026 membutuhkan sinergi yang matang. Panitia diminta menyusun secara rinci skenario rute sekaligus peta kebutuhan bantuan dari seluruh instansi teknis.
Sekretaris Bidang Humas Kak Muh Ngadenan memaparkan gambaran teknis alur ETK 2026 yang terbagi dalam dua rute utama:
Rute 1 (Wonogiri – SMP N 2 Weru | 09.30 – 11.35 WIB): Diawali Timbang Terima dari Wonogiri di Tugu Jati Bedug (Jatingarang) oleh Bupati Wonogiri dan Plt. Bupati Sukoharjo, dilanjutkan pergantian pasukan di Terminal Watu Kelir, hingga serah terima antar-Kwarran oleh Camat Tawangsari dan Camat Weru di SMP N 2 Weru.
Rute 2 (SMP N 2 Weru – Klaten | 11.35 – 13.15 WIB): Melalui pergerakan dari SMP N 2 Weru menuju Kantor Desa Karangtengah, hingga Timbang Terima Antar-Kwarcab di Desa Nanggulan (Cawas) kepada Kwarcab Klaten yang dipimpin Sekda Sukoharjo dan Ka Kwarcab Klaten.

“Selain alur rute dan keterlibatan belasan elemen relawan lokal, rapat kali ini juga menghasilkan matriks draf kebutuhan permohonan dukungan kepada OPD dan instansi lintas sektor—mulai dari dukungan pengamanan, armada mobilisasi, layanan medis, hingga kemeriahan bazar. Matriks ini akan menjadi bahan pemantapan final pada rapat koordinasi lintas sektoral mendatang,” jelas Kak Muh Ngadenan.
Humas dan Pusdatin Kwarcab Sukoharjo












