Sukoharjo – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sukoharjo menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 9 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dengan mengusung metode blended learning yang memadukan pertemuan luring, daring, dan perkemahan.

Sebanyak 310 peserta antusias mengikuti rangkaian kegiatan kursus yang dikelola langsung oleh tim pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Sukoharjo. Kursus ini dipimpin oleh Kak Isnaini Muhamad F.R. didampingi Kak Ahmad Farhan sebagai Penanggung Pemimpin Kursus (Pinsus).
Metode blended learning menjadi pendekatan utama dalam penyelenggaraan KMD kali ini. Pertemuan luring dan daring melalui zoom meeting digelar pada awal pekan, kemudian puncaknya dilanjutkan dengan perkemahan selama 3 hari 2 malam (7-9 Mei 2026) di Bumi Perkemahan (Buper) Kampung Karet, Karanganyar. Dalam perkemahan tersebut, para peserta akan mendapat pembekalan praktik kepramukaan secara intensif.
Tujuan utama dari kursus ini adalah untuk mempersiapkan calon pendidik di Gerakan Pramuka, khususnya sebagai Yanda dan Bunda di golongan Perindukan Siaga yang berpangkalan di Sekolah Dasar. Melalui pembekalan materi dan praktik ini, diharapkan para peserta mampu menjadi pembina yang kompeten, kreatif, dan berdedikasi dalam mendidik anak-anak usia siaga.
Kepala Pusdiklatcab, Kak Luwes Traviari A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pelatih, panitia, dan peserta yang telah berkomitmen mengikuti kursus hingga selesai.

“Kami berharap para lulusan KMD ini benar-benar siap mengabdikan diri sebagai pembina Pramuka di gugus depan masing-masing, terutama dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Kak Ahmad Farhan selaku Pinsus menambahkan bahwa kolaborasi antara Kwarcab Sukoharjo dengan PGSD FKIP UMS menjadi sinergi strategis dalam mencetak calon pendidik sekaligus pembina Pramuka yang profesional.
Dalam pernyataan lain oleh Kak Isnaini MFR, “Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif, dengan tetap mematuhi manajemen risiko selama kegiatan berlangsung.“










