SUKOHARJO — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sukoharjo resmi menggelar Pesta Siaga dan Gelar Keterampilan Pramuka Berkebutuhan Khusus Tahun 2026. Acara yang mengusung tema “Siaga Cemerlang” ini dibuka secara langsung oleh Bupati Sukoharjo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), Hj. Etik Suryani, S.E., M.M., di SMP Negeri 3 Nguter, Sabtu (18/4/2026).


Kegiatan pembukaan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Kwarcab Sukoharjo mengkolaborasikan Pramuka Siaga dari 12 Kwartir Ranting dengan Pramuka Berkebutuhan Khusus dari 7 Kontingen Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Sukoharjo.
Dalam sambutannya, Kamabicab Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka adalah wadah pembentukan karakter yang terbuka bagi semua kalangan.
“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat istimewa. Untuk pertama kalinya, dilaksanakan kolaborasi antara Pramuka Siaga dan Pramuka Berkebutuhan Khusus. Hal ini menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka bersifat inklusif, terbuka, dan menjadi wadah bagi seluruh generasi muda tanpa terkecuali,” ujar Etik Suryani di hadapan para peserta, pembina, dan tamu undangan.
Lebih lanjut, Kamabicab menjelaskan bahwa tema “Siaga Cemerlang” mencerminkan harapan agar Pramuka Siaga tumbuh menjadi pribadi yang ceria, mandiri, gemilang dalam prestasi, serta berakhlak mulia. Ia juga berpesan agar ajang ini tidak sekadar dipandang sebagai perlombaan, melainkan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai kebaikan seperti kebersamaan, saling menghargai, dan kejujuran.
“Jalinlah persahabatan yang indah. Saling mengenal, saling membantu, dan saling menyemangati. Jadilah anak-anak yang ringan tangan untuk menolong, mudah tersenyum, dan membawa keceriaan di mana pun berada,” pesannya kepada seluruh peserta.


Acara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini ditutup dengan prosesi simbolis penanaman tunas kelapa oleh Kamabicab Sukoharjo. Dalam prosesi tersebut, beliau turut didampingi oleh Wakil Bupati Sukoharjo yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang, Eko Saptono Purnomo, S.E. Penanaman ini menjadi simbol tumbuhnya tunas-tunas muda bangsa yang tangguh dan adaptif di segala kondisi.











